Dasar Dasar Case


Process Analyst adalah Tool Power Designer yang digunakan untuk merepresentasikan dan menganalisis proses-proses dalam Sistem Informasi, menampilkan bagaimana data di transform dan bagaimana proses berhubungan dengan data. PAM juga bisa menampilkan process tree.

Object pada PAM :
-Data item : Elementary piece of information in the Data Dictionary
-External entity : Active object which transmits or receives data from the system
-Process : Data Transformation
-Data flow :Transfer of data between processes,external entities and data stores
-Data store : Place where data in the model is stored

Decompose :Breakdown dari proses ke level yang lebih rendah,(Setiap level saling berintegrasi).

Check Model (F4):Untuk memeriksa model dari kesalahan, dilakukan di root proses jika ingin mengecek seluruh Model.(Error & Warning Handling).

Domain:  Digunakan untuk standarisasi karakteristik data di Data Item.

Data Item :Komponen dasar dari Informasi di Data Dictionary(Kamus Data).

====Using Local and Global Object====

Ada 2 tipe object di Process Analyst

*Global Object : Object yang exist di semua level decompose, jika dihapus akan ada dua pilihan apakah object tsb akan dihilangkan simbolnya saja atau dihilangkan dari Data Dictionary.
Yang termasuk Global Object:
– Data Store
– External Entity

*Local Object :Object yang hanya exist di local level, Jika dihapus maka akan hilang simbolnya dan dihilangkan dari Data Dictionary.
Yang termasuk Global Object:
– Process
– Data Flow
– Off-Page Connectors

====CRUD Matrix====

What is a CRUD matrix?
CRUD (Create, Read, Update, Delete) matrix adalah sebuah table yang menunjukan hubungan antara process dg Data Store atau antara Process dg Data Item. Hubungan tsb menjelaskan apakah proses dapat melakukan create, read, update, atau delete terhadap data store atau data item.

Tipe CRUD Matrix
– CRUD Matrix Data Store
– CRUD Matrix Data Item

Kegunaan CRUD Matrix
– Menunjukan action process terhadap data.
– Membantu menentukan access right user terhadap Database.

Utilities
-Delete : Menghapus Model
-Merge two PAM : Menggabungkan dua PAM

Print Graphic
-Create Report
-Using Report Editor
-Using Standard Report Template
@ Full PAM Report
@ List PAM Report
@ Standard PAM Report

Import
Import object dapat dilakukan dari Conceptual Data Model (CDM) ke PAM.
Import juga bisa digunakan untuk :
– Sinkronisasi perubahan antara CDM dan PAM.
– Mengecek apakah semua object yang dibuat di CDM sudah
digunakan di PDM.

Object CDM yang bisa diimport :
Data item, Domain, Entity, Business Rule.
CDM Entity yang diimport akan menjadi Data Store di PAM.

Arrange
-Hiding and Showing Symbols
Hiding symbols bisa dilakukan untuk berbagai tujuan:
– Mempermudah membaca model yang berukuran besar.
– Menampilkan section tertentu yang diinginkan.
– Memudahkan print out untuk sebagian model.

-Protecting and Unprotecting Symbols:Symbol yang diprotect tidak akan bisa di select atau di modify.

Consolidation
Digunakan untuk menyimpan model secara terpusat dalam satu Directroy.
Consolidate berlaku untuk semua model baik PAM, CDM maupun PDM.

Extraction
Memecah Consolidate menjadi model yang berdiri sendiri.

Comparison
Membandingkan dua buah model yang sejenis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: